uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

kpkgg
apkasiBupati Lampung SelatanFGDInvestasiLamselPemkab Lamselradityo egi pratama

Investasi Harus Terintegrasi dengan Ekonomi Rakyat, Bupati Egi Usulkan Solusi Strategis

Dalam era globalisasi dan persaingan yang semakin ketat, investasi menjadi salah satu pilar penting dalam pengembangan ekonomi daerah. Namun, tidak semua investasi yang masuk mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat. Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, telah menyoroti pentingnya integrasi investasi dengan ekonomi rakyat. Ia mengusulkan konsep “kalibrasi kolaborasi” antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan bahwa investasi tidak hanya sekadar angka, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dalam pandangannya, investasi seharusnya mampu menggerakkan ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong aktivitas usaha baru yang bermanfaat.

Paradigma Baru dalam Investasi Daerah

Egi menekankan bahwa pendekatan investasi harus lebih holistik. Bukan hanya seberapa besar modal yang berhasil dijaring, tetapi juga bagaimana modal tersebut dapat berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat. Dalam diskusi yang diadakan oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Egi berbagi pandangannya tentang pentingnya investasi yang berdampak langsung pada ekonomi rakyat.

Memahami Potensi Sumber Daya Alam

Bupati Egi menjelaskan bahwa potensi sumber daya alam yang melimpah di suatu daerah tidak menjamin investasi akan mengalir deras. Hal ini tergantung pada sejumlah faktor, termasuk kepastian tata ruang, pengelolaan lingkungan, ketersediaan tenaga kerja, infrastruktur yang memadai, serta regulasi yang sederhana dan jelas. Ia berpendapat bahwa investasi akan lebih tertarik pada daerah yang menawarkan birokrasi yang tidak rumit dan memberikan kepastian hukum.

  • Kepastian tata ruang yang jelas
  • Pengelolaan lingkungan yang baik
  • Ketersediaan tenaga kerja terampil
  • Infrastruktur yang mendukung
  • Regulasi yang mudah dipahami

Strategi Pengembangan Ekosistem Investasi

Egi juga menekankan bahwa promosi potensi daerah saja tidak cukup. Pemerintah daerah perlu memastikan ekosistem investasi siap sebelum investor datang. Dalam hal ini, pemerintah pusat memiliki peran penting dalam menyelaraskan sistem dan regulasi, serta memberikan akses yang lebih baik bagi pelaku usaha. Hal ini bertujuan agar masalah yang ada di lapangan tidak menghalangi perkembangan investasi.

Identifikasi dan Pemetaan Potensi

Dalam upayanya untuk meningkatkan daya tarik investasi, Egi menyebutkan beberapa isu yang perlu mendapatkan perhatian lebih. Di antaranya adalah keselarasan data Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dengan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), serta integrasi sistem Online Single Submission (OSS) RBA dan proses persetujuan lingkungan. Kesemua aspek ini harus diperhatikan agar investasi dapat berkembang dengan baik di daerah.

Inovasi dalam Pembiayaan Infrastruktur

Keterbatasan fiskal daerah menjadi tantangan tersendiri dalam membangun infrastruktur yang mendukung investasi. Egi mengusulkan solusi melalui “kalibrasi kolaborasi” yang bertujuan untuk menyelaraskan kebutuhan antara pemerintah pusat dan daerah. Salah satu cara yang diusulkan adalah dengan memperkuat skema pembiayaan kreatif untuk infrastruktur melalui Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) non-APBD.

Insentif untuk Hilirisasi dan UMKM

Lebih lanjut, Egi menjelaskan bahwa daerah yang mampu menghubungkan industri dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) seharusnya mendapatkan insentif hilirisasi berbasis kinerja. Hal ini penting untuk memperkuat ekonomi lokal dan mendorong pertumbuhan yang inklusif. Dengan pendekatan ini, diharapkan investasi yang masuk dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Potensi Lampung Selatan: Strategi Pengembangan Sektor

Menurut Egi, Lampung Selatan memiliki modal dasar yang kuat untuk mengembangkan investasi, terutama di sektor pariwisata dan pertanian. Sekitar 70 persen wilayahnya merupakan kawasan pertanian, dengan garis pantai sepanjang 250 kilometer. Posisi geografisnya yang strategis sebagai gerbang Pulau Sumatra juga menjadi daya tarik tersendiri bagi investor.

Fokus pada Pariwisata dan Agro

Sejak awal menjabat, Egi telah menempatkan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas dalam pengembangan daerah. Ia mendorong konsep pariwisata edukasi berbasis agro, yang selaras dengan karakteristik wilayah sebagai daerah pertanian. Dengan demikian, investasi yang masuk tidak hanya sekadar angka, tetapi juga mampu menciptakan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat.

Perbaikan Infrastruktur dan Aksesibilitas

Pemerintah daerah terus berupaya membenahi infrastruktur dan akses menuju kawasan-kawasan pariwisata yang potensial, meskipun keterbatasan fiskal menjadi kendala. Melalui kolaborasi dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Egi berharap dapat mengidentifikasi, memetakan, dan mempromosikan potensi investasi daerah dengan lebih baik. Dukungan dari kementerian sangat penting untuk membuka jejaring yang lebih luas dan mempertemukan potensi daerah dengan investor yang tepat.

Dukungan Kementerian untuk Pertumbuhan Investasi

Egi menekankan bahwa jika negara ingin melihat pertumbuhan investasi yang signifikan, maka Kementerian Investasi perlu lebih aktif dalam membantu daerah. Ia berharap kementerian dapat memberikan gambaran jelas tentang potensi yang ada, membuka akses jejaring, dan memberikan perspektif yang lebih luas bagi pengembangan investasi di daerah.

Ukuran Keberhasilan Investasi

Bagi Egi, ukuran keberhasilan investasi tidak hanya terletak pada nilai penanaman modal yang dicatat, tetapi lebih pada dampaknya terhadap kehidupan ekonomi masyarakat. Investasi yang terhubung dengan potensi lokal diharapkan mampu memperkuat usaha masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan produktivitas. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi daerah dapat menjadi lebih inklusif dan berkelanjutan.

Memperkuat Ekonomi Rakyat melalui Investasi

Dalam konteks ini, investasi yang berorientasi pada ekonomi rakyat menjadi sangat penting. Investasi yang baik tidak hanya memberikan keuntungan bagi investor, tetapi juga harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Dengan pendekatan ini, diharapkan pertumbuhan ekonomi daerah tidak hanya menguntungkan segelintir pihak, tetapi juga mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Dengan menerapkan konsep “kalibrasi kolaborasi” dan fokus pada investasi yang terintegrasi dengan ekonomi rakyat, Bupati Radityo Egi Pratama berharap Lampung Selatan dapat menjadi daerah contoh dalam pengembangan investasi yang berkelanjutan dan inklusif.

➡️ Baca Juga: KKP Jamin Keamanan Stok Ikan Meski Dihadapkan dengan Ancaman El Nino

➡️ Baca Juga: Wamenpar Instruksikan Pemda Awasi Tarif Wisata Pantai Anyer untuk Cegah Pungli dan Kenaikan Harga Selama Libur Lebaran 2026

Related Articles

Back to top button