uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

kpkgg
Hiburan

UNGU dan Lesti Kejora Kolaborasi di Konser 30 Tahun, Tampilkan “Bismillah Cinta” dan “Udang di Balik Batu

Jakarta – Grup musik UNGU secara resmi mengumumkan kolaborasi istimewa dengan pedangdut Lesti Kejora dalam konser perayaan 30 tahun perjalanan musik mereka yang bertajuk “Waktu Yang Dinanti: Final Chapter”. Konser yang ditunggu-tunggu ini diadakan di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Jumat, 30 Oktober 2026. Dengan kehadiran Lesti, UNGU menambah deretan nama kolaborator yang tampil malam itu, termasuk Andien dan Rossa, untuk memeriahkan suasana di hadapan para penggemar setia mereka, yang dikenal dengan sebutan Cliquers.

Kolaborasi yang Menggetarkan

Memulai penampilan mereka, kolaborasi antara UNGU dan Lesti dibuka dengan lagu “Bismillah Cinta”, sebuah single yang dirilis pada tahun 2022. Sebelum lagu dimulai, Pasha, vokalis utama UNGU, memberikan pujian kepada Lesti tentang kemampuan vokalnya yang sangat emosional dan penuh penghayatan. “Lesti itu luar biasa. Penuh cinta. Nyanyinya dari lubuk hati. Maka nggak salah, UNGU memilih Lesti Kejora untuk berkolaborasi dalam lagu ‘Bismillah Cinta’. Mana Neng Lesti? Sini, Neng sini,” ungkap Pasha sambil mengundang Lesti ke atas panggung.

Perasaan Lesti di Panggung

Setelah kehadirannya, Lesti mengungkapkan rasa gugup yang ia rasakan, meskipun bukan dia yang menjadi bintang utama pada malam itu. “Aduh, Aa Pasha. UNGU yang mau konser, tapi seperti biasa aku yang deg-degan,” ujarnya dengan penuh semangat. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada UNGU atas kesempatan berharga yang diberikan kepadanya untuk turut memeriahkan konser tiga dekade tersebut.

  • Lesti merasa bangga dapat berkolaborasi dengan UNGU.
  • Pengalaman ini dianggapnya sebagai salah satu yang paling berharga dalam kariernya.
  • Dia menghargai kepercayaan yang diberikan oleh Pasha dan teman-teman UNGU.
  • Kemampuan Lesti dalam menyampaikan emosi dalam lagu sangat diakui.
  • Kolaborasi ini merupakan hasil dari hubungan yang terjalin baik antara Lesti dan UNGU.

Memilih Lesti sebagai Kolaborator

Pasha juga mengungkapkan bahwa Lesti adalah salah satu nama pertama yang terlintas di benaknya ketika merencanakan konser tersebut. Ia bahkan menggoda suami Lesti, Rizky Billar, yang ternyata merupakan penggemar berat UNGU sejak masa sekolah. “Waktu kita merencanakan konser ini, yang pertama oke untuk berkolaborasi adalah Neng Lesti Kejora. Wah, di sana ada suaminya Neng Lesti, Rizky Billar. Dan teman-teman harus tahu, Rizky Billar ini ternyata Cliquers dari SMP. Makasih ya Rizky ya, tetap jadi duta Cliquers Jakarta,” tutur Pasha dengan nada bercanda.

Kebanggaan Lesti dan UNGU

Lesti merasa sangat bangga bisa kembali membawakan lagu-lagu dari UNGU, dan ia menilai kepercayaan yang diberikan oleh Pasha dan yang lainnya sebagai kesempatan yang sangat berharga. “Suatu kebanggaan pastinya. Lesti selalu diberikan kesempatan untuk menyanyikan lagu-lagu yang Masya Allah dari Aa Pasha, selalu dikasih kepercayaan lagi untuk bisa berkolaborasi terus sama UNGU,” ungkapnya dengan tulus.

Duet yang Memukau

Pasha mengekspresikan kebanggaannya saat berduet dengan Lesti, yang ia sebut sebagai salah satu diva dangdut Indonesia. “Ya UNGU juga bangga lah bisa duet, kolaborasi sama diva dangdut Indonesia. Kasih tepuk tangan dong. Dan kok rasa-rasanya malam ini, diva dangdut muda yang cantik ini kalau nggak berdendang bersamaku kayaknya ada yang kurang, betul ya?” ujar Pasha, yang disambut dengan riuh tepuk tangan dari penonton.

Menampilkan Lagu-Lagu Populer

Setelah membawakan “Bismillah Cinta”, UNGU kembali mengajak Lesti untuk menyanyikan lagu “Udang Di Balik Batu”, yang merupakan hasil kolaborasi antara UNGU, Lesti, dan King Nassar. Pasha menambahkan bahwa seharusnya Nassar juga hadir dalam penampilan tersebut. “UNGU punya satu lagu yang juga berkolaborasi dengan Neng Lesti Kejora. Seharusnya Nassar juga ada di sini. Silakan Neng Lesti Kejora, ‘Udang Di Balik Batu’!” sambungnya.

Konser Tiga Dekade yang Berkesan

Penampilan bersama Lesti menjadi salah satu momen paling berkesan dalam rangkaian konser tiga dekade UNGU. Selama lebih dari dua jam, Pasha dan kawan-kawan membawakan sebanyak 29 lagu dari berbagai album dalam diskografi mereka. Beberapa lagu populer seperti “Cinta Gila” dan “Kekasih Gelapku” juga turut dinyanyikan, membuat para penggemar bernostalgia dengan lagu-lagu yang telah menemani perjalanan hidup mereka.

Puncak Penampilan

UNGU menutup konser malam itu dengan penampilan megah dari lagu-lagu seperti “Hampa Hatiku” dan “Bayang Semu”. Momen-momen tersebut tidak hanya menjadi puncak dari konser, tetapi juga menjadi simbol perjalanan panjang UNGU dalam industri musik Indonesia. Konser ini tidak hanya merayakan pencapaian tiga dekade, tetapi juga memperkuat hubungan antara band dan penggemarnya.

Secara keseluruhan, kolaborasi UNGU dan Lesti Kejora dalam konser 30 tahun ini bukan hanya sekadar penampilan biasa; ini adalah sebuah pernyataan tentang kekuatan musik dalam menyatukan berbagai generasi dan budaya. Dengan kehadiran Lesti yang membawa warna baru, konser tersebut berhasil menciptakan kenangan yang tak terlupakan bagi setiap penonton yang hadir.

➡️ Baca Juga: Kim Ok Bin Mengumumkan Kehamilan Pertama Melalui Instagram Secara Resmi

➡️ Baca Juga: Roberto Carlos Belum Beri Konfirmasi Terkait Isu Mualaf dan Masuk Islam yang Hangat Dibahas

Related Articles

Back to top button