Stephanie Poetri Ajak Generasi Muda Tinggalkan AI untuk Berkarya dalam Musik

Jakarta – Dalam era di mana teknologi semakin mendominasi, musisi muda dihadapkan pada tantangan untuk menciptakan karya yang tidak hanya menarik, tetapi juga autentik. Stephanie Poetri, seorang musisi berbakat, menekankan pentingnya keaslian dalam berkarya. Dalam wawancara terbaru, ia mengajak generasi muda musik untuk menjauhi ketergantungan pada kecerdasan buatan (AI) dan sebaliknya, menggali potensi diri mereka. Pesan ini menjadi semakin relevan di tengah maraknya penggunaan AI dalam industri musik, yang dapat mengancam keunikan dan orisinalitas sebuah karya.
Pentingnya Keautentikan dalam Berkarya
Stephanie Poetri percaya bahwa setiap musisi, terutama generasi muda yang bercita-cita untuk menembus pasar internasional, harus mengutamakan keautentikan. Dalam pandangannya, keberhasilan di dunia musik tidak hanya ditentukan oleh teknik atau teknologi, tetapi lebih kepada kemampuan untuk menceritakan kisah pribadi. “Di luar sana, banyak suara yang berbicara dan banyak informasi yang beredar. Namun yang paling penting adalah bagaimana kamu bisa menjadi diri sendiri dan menyampaikan cerita yang unik,” ujarnya.
Dengan menekankan keunikan setiap individu, Stephanie mengajak para musisi muda untuk tidak terjebak dalam pola meniru. “Tidak ada orang lain di dunia ini yang memiliki cerita yang sama denganmu. Jadi, jangan terlalu banyak mencoba meniru orang lain,” tambahnya. Ini adalah panggilan bagi generasi muda musik untuk menemukan suara dan gaya mereka sendiri, alih-alih mengikuti tren yang mungkin tidak mencerminkan diri mereka.
Proses Kreatif Tanpa AI
Stephanie Poetri juga memberikan perhatian khusus terhadap penggunaan AI dalam proses kreatif. Ia menegaskan bahwa meskipun teknologi ini dapat menawarkan kemudahan, kehadirannya justru dapat menghilangkan esensi dari penciptaan musik itu sendiri. “Sesuatu yang paling penting dalam belajar musik adalah menemukan genre dan suara kita sendiri,” ungkapnya. Menurutnya, bergantung pada AI dapat menghilangkan tantangan yang merupakan bagian integral dari perjalanan kreatif seorang musisi.
“The struggle is part of the process,” katanya. Stephanie menekankan bahwa pencarian jati diri dalam musik tidak harus dimulai dengan kesempurnaan. Proses eksplorasi dan eksperimen adalah bagian dari apa yang membuat musik menjadi indah. “Kamu tidak perlu sempurna sejak awal. Justru, ketidaksempurnaan itulah yang membuat musik menjadi menarik,” tambahnya.
Tantangan Musisi Muda di Era Digital
Di era digital saat ini, musisi muda juga dihadapkan pada berbagai tantangan yang unik. Selain persaingan yang ketat, mereka harus mampu menonjolkan diri di tengah lautan konten yang ada secara online. Stephanie mengaku merasa bangga dapat mengintegrasikan unsur budaya lokal dalam setiap karyanya. “Setiap lagu yang saya buat pasti ada elemen budaya yang saya masukkan, karena itu adalah bagian dari identitas saya,” jelasnya.
Dia mengajak generasi muda untuk tidak hanya berfokus pada popularitas, tetapi juga pada kualitas dan kedalaman karya mereka. Musisi muda perlu memiliki keberanian untuk berbagi cerita yang mungkin tidak selalu diterima secara komersial. Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan keunikan dan kekayaan budaya yang mereka miliki.
Pentingnya Eksplorasi Budaya
Menampilkan unsur budaya dalam musik bukan hanya tentang melestarikan tradisi, tetapi juga tentang menghidupkan cerita yang relevan dengan generasi saat ini. Stephanie Poetri percaya bahwa musik adalah medium yang kuat untuk menyampaikan pesan dan menggugah kesadaran. “Ketika kita memasukkan budaya kita ke dalam musik, kita tidak hanya menciptakan karya, tetapi juga berkontribusi terhadap pelestarian budaya itu sendiri,” ujarnya.
- Menjaga keaslian dalam setiap karya yang dihasilkan.
- Menjelajahi berbagai genre untuk menemukan suara yang tepat.
- Menggunakan pengalaman pribadi sebagai sumber inspirasi.
- Menghadirkan elemen budaya lokal dalam musik.
- Berani berbagi cerita meskipun tidak selalu diterima secara komersial.
Menciptakan Ruang untuk Berkembang
Stephanie Poetri juga menekankan pentingnya menciptakan ruang bagi para musisi muda untuk berkembang dan bereksperimen. Dalam komunitas musik, dukungan dari sesama musisi sangat penting. “Kita perlu saling mendukung, berbagi pengetahuan dan pengalaman. Ketika kita bersama, kita bisa menciptakan sesuatu yang lebih besar,” kata Stephanie. Ia mendorong generasi muda untuk tidak hanya berfokus pada pencapaian individu, tetapi juga pada kolaborasi dan pertukaran ide.
Kesempatan untuk belajar dari satu sama lain akan memperkaya proses kreatif. Stephanie mengajak para musisi muda untuk terbuka terhadap kritik dan saran, serta menjadikan setiap pengalaman sebagai pelajaran berharga dalam perjalanan mereka. “Musik adalah perjalanan, bukan tujuan akhir,” tegasnya.
Menjaga Semangat Berkarya
Dalam menghadapi berbagai tantangan, menjaga semangat berkarya adalah kunci bagi generasi muda musik. Stephanie Poetri percaya bahwa dengan tetap setia pada diri sendiri dan keunikan yang dimiliki, para musisi muda dapat menghasilkan karya yang tidak hanya berkualitas tinggi, tetapi juga bermakna. “Kita harus terus berusaha dan tidak takut untuk gagal. Setiap kegagalan adalah langkah menuju sukses,” ujarnya.
Musisi muda perlu memiliki keberanian untuk mencoba hal-hal baru dan berinovasi. Dengan demikian, mereka tidak hanya akan menemukan suara mereka sendiri, tetapi juga dapat menginspirasi generasi berikutnya untuk melakukan hal yang sama.
Kesimpulan dan Harapan untuk Masa Depan
Dengan berbagai pesan yang disampaikan oleh Stephanie Poetri, jelas bahwa keautentikan, keberanian, dan semangat kolaborasi adalah elemen penting yang harus dimiliki oleh generasi muda musik. Dalam dunia yang semakin dipengaruhi oleh teknologi, menjaga jati diri dan mengintegrasikan budaya lokal menjadi tantangan sekaligus peluang. Stephanie berharap agar para musisi muda dapat terus berkarya dengan hati dan menciptakan musik yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Dengan komitmen untuk tidak bergantung pada AI dan teknologi lainnya, diharapkan generasi muda musik dapat membuktikan bahwa keaslian dan kreativitas manusia adalah hal yang tak tergantikan dalam industri musik. Semoga pesan ini dapat menjadi inspirasi bagi banyak musisi muda untuk terus berkarya dan menemukan jalan mereka sendiri dalam dunia musik yang penuh warna ini.
➡️ Baca Juga: Uji Coba MLFF Diperbaharui, Kementerian PU Libatkan Berbagai Lembaga Terkait
➡️ Baca Juga: 5 Waktu Ideal untuk Jalan Kaki yang Efektif Kendalikan Gula Darah dan Tingkatkan Kualitas Tidur




