Kebon Sirih Gelar Festival Jalan Jaksa dalam Ajang Benyamin S Award 2026

Jakarta – Kelurahan Kebon Sirih, yang terletak di Jakarta Pusat, telah menggelar Festival Jalan Jaksa dengan tema “Sejarah, Cita Rasa, dan Budaya”. Festival ini merupakan bagian dari inovasi wilayah dalam upaya meraih penghargaan Benyamin S Award 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan kekayaan sejarah dan budaya kawasan tersebut kepada masyarakat luas.
Partisipasi Kebon Sirih dalam Benyamin S Award
Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Eric PZ Lumbun, mengungkapkan bahwa Kebon Sirih telah terpilih sebagai salah satu dari sepuluh finalis dalam Benyamin S Award 2026. Dalam ajang bergengsi ini, Kebon Sirih bersaing di tiga kategori, yaitu bersih, nyaman, dan sejahtera.
“Kami merasa bangga atas pencapaian ini. Kebon Sirih berhasil masuk ke dalam sepuluh finalis di Benyamin S Award Tahun 2026,” ungkap Eric dalam keterangan resminya, yang disampaikan di Jakarta pada hari Senin.
Festival Jalan Jaksa: Menghidupkan Kembali Suasana Era 1980-an
Festival Jalan Jaksa adalah hasil kolaborasi antara pelaku usaha, warga setempat, serta komunitas lokal untuk menghidupkan kembali suasana dan atmosfer kawasan tersebut seperti pada tahun 1980-an. Melalui dekorasi bergaya vintage, musik nostalgia, dan berbagai nuansa tempo dulu, festival ini berusaha membawa kembali kenangan masa lalu yang penuh warna.
Eric berharap bahwa festival ini tidak hanya akan memperkuat daya tarik kawasan Kebon Sirih, tetapi juga memberikan dukungan yang signifikan terhadap penilaian wilayah ini dalam ajang penghargaan tingkat Provinsi DKI Jakarta.
Kolaborasi dalam Pelaksanaan Festival
Sebagai Lurah Kebon Sirih, Henny Mahrojah menjelaskan bahwa penyelenggaraan festival ini dilakukan melalui kerja sama berbagai pihak tanpa menggunakan anggaran dari kelurahan atau APBD. Hal ini menunjukkan komitmen para pihak untuk bersama-sama menghidupkan kembali budaya lokal.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga dan pengunjung, termasuk wisatawan asing. Mereka juga terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) di kawasan Thamrin, yang berlangsung bersamaan dengan festival.
Tujuan dan Harapan dari Festival Jalan Jaksa
Henny juga berharap Festival Jalan Jaksa dapat menjadi agenda rutin yang diadakan setiap tahun. Dengan demikian, kegiatan budaya ini diharapkan dapat meningkatkan aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor perhotelan di area Kebon Sirih.
- Mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan budaya.
- Meningkatkan visibilitas UMKM lokal.
- Menarik pengunjung baik domestik maupun internasional.
- Memperkuat kolaborasi antar pelaku usaha dan pemerintah.
- Menciptakan suasana yang nyaman dan aman bagi semua.
“Kami sangat berharap bahwa Festival Jalan Jaksa ini bisa menjadi agenda tahunan di masa depan. Ini akan membangkitkan semangat berbudaya dan mendukung UMKM di sekitar sini,” tambah Henny dengan penuh optimisme.
Proses Penilaian dan Penghargaan
Sebagai bagian dari proses penghargaan, sepuluh finalis akan mempresentasikan program dan kegiatan unggulan masing-masing wilayah selama sepuluh menit di hadapan tim penilai. Presentasi ini dijadwalkan berlangsung pada tanggal 15 Oktober.
Acara puncak dan penyerahan penghargaan akan dilaksanakan pada 30 Oktober 2026. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, akan menyerahkan penghargaan tersebut dalam rangka peringatan Hari Kota Dunia.
Dengan adanya Festival Jalan Jaksa, diharapkan Kebon Sirih tidak hanya akan dikenal sebagai kawasan yang bersih dan nyaman, tetapi juga sebagai pusat budaya yang kaya akan sejarah dan cita rasa, serta menjadi daya tarik bagi wisatawan dan masyarakat umum.
➡️ Baca Juga: Rumah Subsidi Terjangkau di Probolinggo Mulai Rp66 Juta, Lengkap dan Terpercaya
➡️ Baca Juga: Indrak, Spesialis SEO, Mengoptimalkan Peringkat Google Pengurus KTNA Lampung yang Dikukuhkan Gubernur Mirza 2026-2031



