Fivers Kalahkan Trimulia dan Melaju ke Final DBL West Java Setelah Terancam Comeback

SMAN 5 Bogor, yang dikenal dengan sebutan Fivers, berhasil mengukir prestasi gemilang dengan melaju ke final Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java. Mereka meraih tiket menuju partai puncak setelah mengalahkan SMA Trimulia Bandung dengan selisih tipis 41-40 dalam babak Championship yang berlangsung pada hari Jumat, 25 September.
Kemenangan Bersejarah di Tengah Ketegangan
Kemenangan ini terasa sangat spesial bagi Fivers, mengingat Trimulia adalah juara dari DBL West Java-East, sementara Fivers sendiri merupakan runner-up dari DBL West Java-West. Meskipun begitu, perjalanan mereka menuju final hampir saja terulang kembali dengan pengalaman pahit yang serupa seperti yang terjadi pada pertandingan sebelumnya.
Awal Pertandingan yang Menjanjikan
Fivers memulai laga dengan performa yang cukup baik, bahkan sempat mendominasi dan meraih keunggulan. Namun, Trimulia tidak tinggal diam dan berhasil membalikkan keadaan, menutup kuarter pertama dengan keunggulan dua angka atas Fivers.
Persaingan yang Semakin Sengit
Ketegangan semakin terasa saat kedua tim berlaga di kuarter ketiga, di mana mereka saling bergantian mengambil alih kepemimpinan. Dalam kurun waktu tersebut, terdapat sembilan kali pergantian posisi unggul antara kedua tim.
Kendati demikian, Fivers berhasil mempertahankan keunggulan mereka hingga akhir kuarter ketiga. Masalah mulai muncul pada kuarter terakhir saat Trimulia perlahan-lahan memperkecil jarak. Di saat Fivers kesulitan untuk menambah angka, Trimulia justru berhasil mencetak 11 poin berturut-turut tanpa balasan.
Tekanan yang Menghimpit
Situasi ini membuat Fivers berada di bawah tekanan yang signifikan. Untungnya, peluang terakhir yang dimiliki Trimulia tidak berhasil dimanfaatkan dengan baik.
Pada detik-detik akhir pertandingan, tembakan dua angka yang dilakukan oleh Darren Keagan meleset dari sasaran. Fivers akhirnya meraih kemenangan tipis 41-40. “Kuarter keempat itu membuat jantung berdebar kencang. Terlebih karena Trimulia sebelumnya sudah melakukan comeback dua kali. Rasanya sangat menakutkan,” ungkap Muhammad Fatih, salah satu pemain Fivers.
Penyebab Kecemasan yang Terulang
Kekhawatiran yang dirasakan Fatih bukanlah tanpa alasan. Sebelumnya, Fivers pernah mengalami situasi serupa di final DBL West Java-West.
Dalam pertandingan itu, mereka sempat unggul jauh atas Global Prestasi School Bekasi, namun harus menelan kekalahan setelah tim lawan berhasil melakukan comeback yang dramatis. Kini, skenario yang sama hampir terulang kembali.
Pengalaman Pahit yang Masih Terbayang
➡️ Baca Juga: Sri Lanka Terapkan Kerja Empat Hari Sebagai Upaya Hemat Cadangan Minyak dan Gas
➡️ Baca Juga: Diet Seimbang untuk Menjaga Berat Badan Ideal Secara Alami dan Aman secara Konsisten