
Keluhan yang disampaikan oleh masyarakat mengenai berbagai isu seperti bau tidak sedap, kebisingan, dan dugaan masalah perizinan telah mendorong DPRD Kota Cimahi untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT Cipta Aneka Pangan Prima (CAPP). Sidak ini berlangsung di Jalan Gempol Sari, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan pada hari Senin, 24 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi penting untuk menanggapi keresahan warga dan memastikan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi yang berlaku.
Permasalahan yang Dihadapi Masyarakat
Isu-isu yang dihadapi masyarakat mulai mencuat setelah warga di sekitar perusahaan, khususnya yang berada di RW 28 Kelurahan Melong, melayangkan keberatan terhadap aktivitas PT CAPP. Perusahaan ini merupakan perluasan dari entitas yang telah ada sebelumnya, sehingga timbul berbagai kekhawatiran di kalangan warga mengenai dampak yang ditimbulkan oleh operasi baru ini.
Respon dari DPRD
Ketua Fraksi Golkar-PAN DPRD Kota Cimahi, Yun Susilowati Ramdani, menjelaskan bahwa keluhan dari masyarakat menjadi salah satu faktor pendorong bagi DPRD untuk melakukan sidak langsung ke lokasi. Kehadiran DPRD di lapangan bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai kondisi nyata yang dihadapi oleh warga sekitar.
Menurut Yun, keberadaan perusahaan baru ini ternyata menimbulkan sejumlah persoalan yang dirasakan langsung oleh masyarakat di sekitarnya. “Keluhan yang kami terima berkaitan dengan bau, kebisingan, dan mungkin masalah perizinan yang belum sepenuhnya jelas,” katanya saat diwawancarai di lokasi sidak.
Pentingnya Isu Limbah
Dalam sidak tersebut, Yun juga menekankan pentingnya perhatian terhadap isu limbah yang dihasilkan oleh perusahaan. Namun, DPRD belum bisa memberikan kesimpulan definitif mengenai kondisi atau dampak dari limbah tersebut, karena masih memerlukan pemantauan dan pemeriksaan lebih lanjut.
“Yang jelas, keluhan yang paling sering disampaikan adalah mengenai bau yang menyengat. Ini merupakan keluhan utama dari masyarakat yang tinggal di sekitar perusahaan yang baru beroperasi,” tambah Yun.
Rencana Pertemuan Selanjutnya
Yun mengungkapkan bahwa dalam waktu satu minggu ke depan, akan diadakan pertemuan lanjutan antara Pemerintah Kota Cimahi, beberapa dinas terkait, Lintas Komisi DPRD Kota Cimahi, perwakilan perusahaan, dan warga RW 28 Melong. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas lebih lanjut mengenai masalah yang ada dan mencari solusi yang tepat.
Tujuan Sidak oleh DPRD
Sementara itu, Sekretaris Fraksi Golkar-PAN DPRD Kota Cimahi, Agung Rohama, menjelaskan bahwa sidak ini merupakan bentuk respons terhadap aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat. Bersama sejumlah anggota DPRD dari lintas komisi, termasuk Komisi I, Komisi III, dan Komisi IV, Fraksi Golkar-PAN berupaya untuk mendengarkan penjelasan langsung dari pihak perusahaan serta melihat dampak yang dirasakan oleh warga di RW 28 Melong dan sekitarnya.
“Kami ingin mendapatkan gambaran yang jelas mengenai kebisingan yang ditimbulkan oleh pembangunan baru, serta masalah limbah yang menurut masyarakat mengganggu lingkungan sekitar,” ungkap Agung.
Evaluasi Perizinan yang Diperlukan
Agung juga menekankan bahwa Pemerintah Kota Cimahi perlu melakukan pengecekan menyeluruh terhadap semua aspek perizinan yang dimiliki oleh PT CAPP. Langkah ini dianggap penting untuk memastikan bahwa semua aktivitas perusahaan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar.
- Pemeriksaan keluhan masyarakat terkait bau dan kebisingan
- Pemantauan dampak limbah yang dihasilkan perusahaan
- Rencana pertemuan antara pemangku kepentingan dalam waktu dekat
- Pentingnya evaluasi perizinan untuk memastikan kepatuhan
- Peran DPRD dalam menampung aspirasi dan keluhan masyarakat
Komitmen DPRD untuk Masyarakat
DPRD Kota Cimahi menunjukkan komitmennya untuk mendengarkan dan menanggapi keluhan masyarakat dengan serius. Sidak ke PT CAPP ini menjadi salah satu langkah konkret dalam memastikan bahwa suara masyarakat tidak diabaikan dan bahwa perusahaan beroperasi dengan cara yang bertanggung jawab dan etis.
Dengan melibatkan berbagai pihak dalam pertemuan mendatang, diharapkan akan ada diskusi yang konstruktif yang tidak hanya fokus pada masalah yang ada, tetapi juga mencari solusi praktis yang dapat diterapkan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi oleh warga.
Peran Masyarakat dalam Proses Pengawasan
Keterlibatan masyarakat dalam proses pengawasan perusahaan sangatlah krusial. Warga memiliki hak untuk menyampaikan pendapat dan keluhan terkait aktivitas perusahaan yang berdampak langsung pada kehidupan mereka. Melalui forum yang diadakan, masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam proses pengambilan keputusan dan memastikan bahwa kepentingan mereka terlindungi.
Harapan untuk Masa Depan
Ke depannya, harapan agar perusahaan dapat beroperasi dengan lebih baik dan memperhatikan dampak lingkungan yang dihasilkan adalah keinginan bersama. Pemerintah, DPRD, dan masyarakat harus saling bersinergi untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.
Dengan adanya komunikasi yang baik antara semua pihak, diharapkan setiap masalah yang muncul dapat diatasi dengan cepat dan efektif, sehingga tidak mengganggu kesejahteraan masyarakat di sekitar PT CAPP. Keterbukaan dan transparansi dari perusahaan juga menjadi kunci dalam membangun kepercayaan antara perusahaan dan masyarakat.
Melalui langkah-langkah proaktif yang diambil oleh DPRD dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan masalah-masalah yang ada dapat diselesaikan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi semua pihak yang terlibat.
➡️ Baca Juga: Memahami Kolik pada Bayi: Penyebab dan Cara Mengatasinya Efektif
➡️ Baca Juga: Bonus Demografi Berisiko Menjadi Boncos Jika Kualitas SDM Digital Tidak Ditingkatkan




