50 Guru dari 23 Sekolah Terpilih Diberdayakan untuk Mendorong Pendidikan Inklusif

Jakarta – Dalam upaya meningkatkan pendidikan inklusif bagi siswa penyandang disabilitas, Allianz Indonesia bekerja sama dengan ASA Foundation untuk memperkuat keterampilan guru melalui program MoveNow Unity in Motion. Program yang merupakan bagian dari MoveNow Impact Fund 2025–2027 ini melibatkan 50 guru dari 23 Sekolah Luar Biasa (SLB) di wilayah Jabodetabek dan menjangkau lebih dari 2.286 siswa penyandang disabilitas. Melalui inisiatif ini, diharapkan guru-guru dapat berkontribusi lebih efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah bagi semua siswa.
Pelatihan Guru Melalui Metode Inklusif
Program ini menerapkan pendekatan Training of Trainers (ToT) yang bertujuan untuk membekali para guru dengan metode olahraga inklusif serta pembelajaran yang partisipatif. Metode ini dirancang agar dapat diterapkan secara mandiri oleh guru dan disesuaikan dengan kebutuhan spesifik siswa di masing-masing sekolah.
Festival Olahraga Inklusif sebagai Penutup Kegiatan
Rangkaian program ditutup dengan diadakannya kegiatan Inclusive Sports for Education Development Festival di SLB Pembina Lebak Bulus, Jakarta, pada 6 Oktober 2026. Festival ini menjadi ajang bagi para guru untuk mempraktikkan metode yang telah mereka pelajari, sekaligus memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat dalam kegiatan olahraga yang inklusif dan menyenangkan.
Mengintegrasikan Pembelajaran yang Holistik
Selama dua siklus pelaksanaan, para guru mengikuti serangkaian pelatihan, menerapkan kegiatan di sekolah, dan mendapatkan bimbingan dari fasilitator. Materi yang diberikan tidak hanya berkisar pada olahraga inklusif, tetapi juga mencakup pengajaran yang mengintegrasikan literasi keuangan serta keterampilan hidup yang penting bagi siswa.
Membangun Kemandirian dan Kepercayaan Diri Siswa
Melalui pendekatan ini, diharapkan siswa dapat mengembangkan kepercayaan diri, kemampuan bekerja sama, dan kemandirian mereka melalui aktivitas yang bersifat interaktif dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.
Pentingnya Peran Guru dalam Pendidikan Inklusif
Ketua Yayasan Allianz Peduli, Ni Made Daryanti, menekankan pentingnya peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung partisipasi aktif setiap siswa. Menurutnya, melalui program MoveNow Unity in Motion, kapasitas guru diperkuat agar mereka dapat memanfaatkan olahraga sebagai sarana untuk membangun kepercayaan diri, keterampilan sosial, dan kemandirian siswa penyandang disabilitas.
“Guru memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendorong setiap siswa untuk berpartisipasi secara aktif. Melalui MoveNow Unity in Motion, kami memperkuat kapasitas guru agar dapat memanfaatkan olahraga sebagai sarana untuk membangun kepercayaan diri, keterampilan sosial, dan kemandirian siswa penyandang disabilitas,” jelas Ni Made dalam keterangannya pada Kamis (8/10/2026).
Mengharapkan Keberlanjutan Metode Inklusif
Ni Made juga berharap agar metode yang diperkenalkan melalui program ini dapat terus digunakan dan dikembangkan oleh para guru, sehingga manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak siswa bahkan setelah program selesai dilaksanakan.
Olahraga sebagai Sarana Pembelajaran Inklusif
Puncak dari program MoveNow Unity in Motion diikuti oleh 100 siswa penyandang disabilitas netra dari SLB Pembina Lebak Bulus dan sekolah-sekolah lain di sekitarnya. Kegiatan ini juga melibatkan para guru, master trainer, dan tim program ASA Foundation, yang semua bersinergi untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan.
Aktivitas Olahraga Inklusif yang Membangun Keterampilan Sosial
Festival ini menghadirkan berbagai aktivitas olahraga inklusif yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk bergerak aktif, berinteraksi dengan teman sebaya, dan membangun kepercayaan diri dalam lingkungan yang aman dan mendukung. Kegiatan ini juga berfungsi sebagai ruang praktik bagi para guru untuk menerapkan metode pembelajaran yang mereka peroleh selama pelatihan.
Melalui pengalaman langsung ini, para guru dapat mengembangkan pendekatan yang lebih partisipatif dan menyesuaikannya dengan kebutuhan serta kemampuan siswa. Penggunaan olahraga sebagai bagian dari pembelajaran membuka kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan sosial yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari.
Keterlibatan Relawan dalam Program
Selama pelaksanaan program, lebih dari 80 karyawan Allianz Indonesia turut berperan sebagai relawan. Mereka membantu dalam mendukung kegiatan pembelajaran serta aktivitas bersama guru dan siswa. Keterlibatan ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan mendukung pembelajaran bagi semua siswa.
Dengan adanya program ini, diharapkan guru pendidikan inklusif dapat lebih siap untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermanfaat bagi siswa penyandang disabilitas, serta mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap pentingnya pendidikan yang inklusif bagi semua anak.
➡️ Baca Juga: Israel dan Lebanon Terlibat Ketegangan, PM Nawaf Salam Ajukan Permohonan Dukungan ke Pakistan
➡️ Baca Juga: Bayern Muenchen Melaju ke Final Piala Jerman Setelah Kalahkan Bayer Leverkusen 2-0




