— Paragraf 1 —
JABAR EKSPRES – Ratusan warga mendatangi halaman Mapolresta Bandung, Rabu (11/3/2026), untuk membeli kebutuhan pokok dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah Ramadan.
— Paragraf 2 —
Program tersebut digelar Polresta Bandung sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan puasa.
— Paragraf 3 —
Sejak siang hari, masyarakat sudah mulai memadati lokasi untuk mendapatkan berbagai komoditas yang dijual lebih murah dibanding harga di pasaran.
— Paragraf 4 —
Antusiasme warga terlihat dari cepatnya sejumlah bahan pokok yang disediakan.
— Paragraf 5 —
Kapolresta Bandung, Kombes Pol. Aldi Subartono, mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi ekonomi masyarakat, khususnya saat Ramadan ketika pengeluaran rumah tangga biasanya meningkat.
— Paragraf 6 —
Ia menjelaskan, melalui gerakan pangan murah tersebut pihaknya ingin membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ringan.
— Paragraf 7 —
“Melalui kegiatan ini kami ingin membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah, sehingga bisa sedikit meringankan beban masyarakat selama bulan Ramadan,” ujar Aldi.
— Paragraf 8 —
Dalam kegiatan itu, sejumlah bahan pangan dijual di bawah harga pasar. Beberapa di antaranya telur dijual Rp25.000 per kilogram, minyak goreng dua liter mulai Rp31.000, serta beras SPHP Rp57.500 per kemasan lima kilogram.
— Paragraf 9 —
Selain itu, tersedia juga gula pasir Rp17.000 per kilogram, ayam potong Rp35.000 per ekor, daging sapi Rp130.000 per kilogram, hingga tepung terigu Rp8.000 per kilogram.
— Paragraf 10 —
Untuk komoditas hortikultura, cabai merah keriting dijual Rp31.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp70.000 per kilogram. Aneka sayuran juga disediakan dengan harga Rp5.000 per paket.
— Paragraf 11 —
Aldi menuturkan, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada distribusi pangan murah, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kedekatan antara kepolisian dan masyarakat.
— Paragraf 12 —
Menurutnya, Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi warga.
— Paragraf 13 —
“Harapannya kegiatan seperti ini bisa mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat sekaligus menghadirkan keberkahan di bulan Ramadan,” katanya.
— Paragraf 14 —
Setelah kegiatan pasar murah selesai, acara dilanjutkan dengan tausiah Ramadan dan pemberian santunan kepada anak yatim.
➡️ Baca Juga: Pasar Jatinegara Dipadati Konsumen Mencari Kue Kering Menjelang Lebaran: Tren Belanja Musim Raya di Indonesia
➡️ Baca Juga: Kelola THR Lebaran Ala Dosen IPB, Bijak Atur Finansial
