Wali Kota Mataram Lepas Keberangkatan 393 Calon Haji dari Embarkasi Lombok

Pelepasan calon haji merupakan momen yang penuh makna bagi setiap individu yang akan melaksanakan rukun Islam kelima ini. Pada Minggu, 26 April, Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana, menyaksikan keberangkatan 393 calon haji dari Kota Mataram yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 5 Embarkasi Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Acara ini tidak hanya menjadi simbol semangat religius, tetapi juga menandai awal perjalanan spiritual yang sangat dinantikan oleh para jamaah.
Acara Pelepasan di Kantor Wali Kota
Kegiatan pelepasan calon haji ini berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Mataram yang terletak di Jalan Penggik. Dalam acara tersebut, hadir berbagai pimpinan dari organisasi perangkat daerah (OPD) serta Plt Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Mataram, Khairul Hadi, dan sejumlah pejabat terkait lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap para calon haji yang akan menjalani ibadah suci ini.
Pentingnya Niat dan Keikhlasan
Dalam sambutannya, Wali Kota Mataram mengingatkan kepada seluruh calon haji untuk meluruskan niat mereka, yakni semata-mata untuk mencari keridhaan Allah SWT. Ia menekankan pentingnya melaksanakan ibadah dengan penuh takwa dan keikhlasan. Dengan melepaskan sejenak urusan duniawi, diharapkan jamaah dapat beribadah dengan lebih khusyuk dan mendalam selama berada di Tanah Suci.
Fokus pada Rukun dan Wajib Haji
Wali kota juga menekankan bahwa selain menjaga fokus pada rukun dan wajib haji, para jamaah harus melengkapi ibadah mereka dengan berbagai tindakan sosial. Hal ini termasuk saling menjaga, mengingatkan, dan memelihara semangat persaudaraan di antara sesama jamaah. Dengan cara ini, diharapkan tercipta suasana yang harmonis dan saling mendukung selama menjalani ibadah haji.
- Menjaga komunikasi yang baik antar jamaah
- Mendukung jamaah lanjut usia dan mereka yang membutuhkan bantuan
- Berbagi pengalaman dan informasi yang bermanfaat
- Selalu bersikap positif dan saling menghargai
- Menghindari konflik dan perdebatan yang tidak perlu
Menjaga Kesabaran dan Toleransi
Wali Kota Mataram melanjutkan dengan mengingatkan bahwa perjalanan haji tidak hanya sekadar ritual, tetapi juga merupakan ujian bagi kesabaran dan toleransi. Meskipun pemerintah Indonesia dan Arab Saudi telah berupaya memberikan pelayanan yang optimal, tidak jarang kendala teknis dapat terjadi. Di sinilah, umat Muslim diuji untuk tetap bersikap sabar dan tidak mudah tersulut emosi.
Pentingnya Menjaga Perilaku
Wali kota mengingatkan bahwa saat menghadapi berbagai tantangan, penting bagi jamaah untuk saling menjaga lisan dan perilaku. Dengan demikian, suasana selama di Tanah Suci dapat tetap kondusif dan penuh kedamaian. Menghindari pertikaian dan saling menyalahkan adalah bagian dari cara menjaga keharmonisan di antara jamaah.
Doa dan Harapan untuk Jamaah
Di akhir sambutannya, Wali Kota Mohan Roliskana mendoakan agar seluruh jamaah calon haji diberikan perlindungan, kesehatan jasmani dan rohani, serta keselamatan dalam perjalanan mereka. Ia berharap semua jamaah dapat kembali ke tanah air dengan selamat dan berkumpul kembali dengan keluarga masing-masing.
“Selamat jalan kepada para tamu Allah, semoga perjalanan ini menjadi haji yang mabrur,” ujarnya dengan penuh harapan.
Proses Selanjutnya di Asrama Haji
Setelah acara pelepasan, Plt Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Mataram, Khairul Hadi, menjelaskan bahwa calon haji akan memasuki Asrama Haji Embarkasi Lombok yang terletak di Jalan Lingkar Selatan, Kota Mataram. Di asrama, jamaah akan menjalani pemeriksaan akhir selama 24 jam, yang mencakup pemeriksaan kesehatan, administrasi, dan pembagian gelang identitas untuk memudahkan proses selama di Tanah Suci.
Persiapan Terbang ke Madinah
Sebanyak 393 calon haji yang terdaftar dalam Kloter 5 Embarkasi Lombok terdiri dari 387 jamaah reguler dan 6 petugas pendamping. Petugas ini termasuk ketua kloter, pembimbing ibadah/TPIH, serta tim kesehatan yang terdiri dari seorang dokter dan seorang perawat, serta dua pembimbing haji daerah (PHD) dari Kota Mataram. Mereka dijadwalkan akan terbang ke Madinah pada Senin, 27 April 2026, sekitar pukul 09.05 WITA.
Keberangkatan ini merupakan langkah awal dalam menjalani serangkaian ibadah yang telah ditunggu-tunggu. Para calon haji diharapkan untuk memanfaatkan setiap momen dan kesempatan yang ada selama berada di Tanah Suci, demi meraih keberkahan dan keridhaan Allah SWT.
➡️ Baca Juga: Bupati Egi Kolaborasi dengan BUMN Tingkatkan Pariwisata Lampung Selatan ke Skala Nasional
➡️ Baca Juga: Banjir Cigudeg Bogor Hancurkan Kandang dan Empat Kambing, Kerugian Warga Capai Rp37 Juta




