Parkir Jalan Suryakencana Bogor Dipindahkan, Target Setoran Rp110 Ribu ke Dishub

Pada tanggal 21 April 2026, penataan parkir di kawasan Jalan Suryakencana, yang terletak di Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, mulai diberlakukan. Ini ditandai dengan uji coba pemindahan posisi parkir kendaraan dari sisi kiri ke sisi kanan jalan, yang diharapkan dapat memberikan solusi lebih baik bagi pengendara dan pengguna jalan.
Meningkatkan Kapasitas Parkir
Salah satu juru parkir resmi di kawasan tersebut, Nandang, berusia 35 tahun, menjelaskan bahwa perubahan ini telah membuat area parkir jauh lebih luas dibandingkan sebelumnya. Dengan pemindahan ini, diharapkan lebih banyak kendaraan dapat diparkir tanpa mengganggu aktivitas lainnya di jalan.
Sebelumnya, area parkir di sisi kiri jalan sangat terbatas, karena sebagian dari badan jalan digunakan untuk menaikkan dan menurunkan penumpang angkutan umum. Situasi ini mengakibatkan banyak kendaraan terpaksa terhambat dan mengganggu kelancaran lalu lintas.
Nandang mengungkapkan, “Kini dengan jalur di sisi kanan yang lebih panjang, kita bisa menampung lebih banyak kendaraan. Hal ini tidak lagi terganggu oleh angkot yang berhenti untuk menurunkan penumpang atau ojek online yang menunggu penumpang,” saat ditemui di Jalan Suryakencana pada 22 April 2026.
Peran Juru Parkir Resmi
Walaupun terdapat perubahan dalam sistem parkir, Nandang bersama rekan-rekannya tetap menjalankan tugas mereka seperti biasa. Ia menegaskan bahwa para juru parkir ini merupakan petugas resmi yang dikelola oleh pemerintah dan memiliki surat tugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor.
Nandang juga menambahkan bahwa area parkir telah dibagi oleh Dishub ke dalam titik-titik tertentu di sepanjang jalan. Setiap juru parkir bertanggung jawab untuk mengelola satu zona, yang ditandai dari satu tiang ke tiang berikutnya. Pembagian ini bertujuan untuk menjaga keteraturan dan menghindari persaingan antar juru parkir.
“Kita dibagi berdasarkan area parkir, dari tiang ke tiang. Ini menjadi tanggung jawab masing-masing agar lebih teratur dan tidak saling berebut. Untuk saya sendiri, sekitar 500 meter area yang saya kelola,” katanya.
Target Setoran Harian
Dalam sistem baru ini, meskipun telah terjadi perubahan, para juru parkir tetap diwajibkan untuk memenuhi target setoran harian kepada Dishub. Nandang mengungkapkan bahwa ia menyetor sekitar Rp110 ribu setiap hari dari hasil parkir yang dikelolanya.
Pendapatan yang diterima oleh para juru parkir ini bervariasi, tergantung pada sisa pendapatan setelah memenuhi setoran tersebut. Misalnya, jika dalam satu hari Nandang berhasil mengumpulkan Rp150 ribu, maka sekitar Rp40 ribu menjadi penghasilan bersih yang dapat dibawanya pulang.
Penghasilan Bersih dan Keringanan Setoran
Nandang menjelaskan lebih lanjut, “Jika dalam sehari penuh saya setor Rp110 ribu. Jika hanya setengah hari, setoran bisa sekitar Rp60 ribu. Jadi, kalau total pendapatan mencapai Rp150 ribu, setelah dikurangi Rp110 ribu, kami mendapatkan sekitar Rp40 ribu sebagai penghasilan bersih. Kami menerima penghasilan ini setiap hari.”
Menariknya, terdapat kebijakan keringanan yang diberikan kepada para juru parkir. Jika cuaca buruk, misalnya saat hujan deras, mereka bisa mendapatkan pengurangan setoran mulai dari Rp10 ribu hingga setengah dari jumlah setoran yang ditentukan. Ini tentu memberikan sedikit ruang bernapas bagi mereka dalam menjalankan tugas di lapangan.
Manfaat Penataan Parkir Baru
Perubahan sistem parkir di Jalan Suryakencana Bogor tidak hanya memberikan keuntungan bagi juru parkir, tetapi juga bagi masyarakat dan pengguna jalan lainnya. Dengan ruang parkir yang lebih luas dan tertata, diharapkan lalu lintas di kawasan tersebut menjadi lebih lancar dan efisien.
Selain itu, penataan ini juga berkontribusi dalam menciptakan suasana yang lebih tertib dan nyaman bagi para pengunjung. Dengan pengaturan yang lebih baik, diharapkan akan muncul kesadaran dari masyarakat untuk mematuhi aturan yang ada dan menjaga kebersihan serta ketertiban di area publik.
- Peningkatan kapasitas parkir yang lebih efisien.
- Pengurangan gangguan terhadap angkutan umum.
- Peningkatan pendapatan juru parkir.
- Kebijakan keringanan setoran dalam kondisi cuaca buruk.
- Peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya ketertiban.
Dengan penataan yang baik, diharapkan Jalan Suryakencana dapat menjadi contoh bagi kawasan lain di Kota Bogor dalam mengelola masalah parkir dan lalu lintas. Upaya ini merupakan langkah positif dalam menciptakan kota yang lebih teratur dan nyaman bagi semua. Para juru parkir pun diharapkan dapat menjalankan tugasnya dengan lebih baik, demi kesejahteraan bersama.
Ke depannya, diharapkan pengelolaan parkir di kawasan ini akan terus dievaluasi dan disempurnakan, agar manfaat yang diperoleh dapat dirasakan oleh semua pihak. Dengan demikian, perubahan ini bukan hanya sekadar memindahkan tempat parkir, tetapi juga menciptakan ekosistem yang lebih baik bagi masyarakat Bogor.
➡️ Baca Juga: Cek Bansos PKH April 2026 dengan NIK KTP: Panduan Lengkap dan Mudah
➡️ Baca Juga: Panduan Memilih Buah Rendah Gula Ideal untuk Penderita Diabetes Melitus



