Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

slot depo 10k slot depo 10k
Pendidikan

Ibn al-Haytham, Ilmuwan Pertama Dunia yang Merupakan Tokoh Muslim

<div>

Jakarta: Banyak penemuan dan inovasi telah mengubah cara hidup, bekerja, dan berinteraksi manusia. Nah, di balik penemuan-penemuan ini, terdapat tokoh-tokoh Muslim yang memberikan kontribusi besar. <br/> <br/>

Salah satu yang belum banyak diketahui adalah Ibn al-Haytham. Dia adalah ilmuwan pertama di dunia lho. <br/> <br/>

“Ibn al-Haytham adalah the first scientist ever in the world. Dia adalah seorang tokoh muslim yang sangat berpengaruh terhadap pemikiran scientific,” kata Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie di akun Instagram @prof.stellachristie dikutip Sabtu, 21 Maret 2026. <br/><br/>

Stella mengungkapkan Ibn al-Haytham meneliti tentang optik dan penglihatan. Dia dikenal sebagai Bapak Optik Modern.<br/> <br/>

Lewat bukunya, Kitab al-Manazir, Ibn al-Haytham menulis tentang sebenarnya bagaimana cara manusia bisa melihat. Stella mengatakan kamera pertama yang dibuat adalah oleh Ibn-al-Haytham. <br/> <br/>

<img alt=”Ibn al-Haytham, Ilmuwan Pertama Dunia yang Merupakan Tokoh Muslim” src=”https://cdn.medcom.id/images/library/img/pendidikan/2026/Ibn%20al%20Haytam%20-%20ozarab%20media.jpg”/><br/>

<small><em>DOK ozarab.media</em></small><br/> <br/>

“Selain pengetahuan tentang optik itu, dialah yang pertama kalinya di dalam sejarah dunia menuliskan apa sebenarnya pemikiran scientific,” tutur dia.<br/> <br/>

Stella menyebut lewat pemikiran itu, Ibn al-Haytham mempunyai teori, lalu teorinya diuji oleh observasi apakah hipotesanya benar atau tidak. <br/> <br/>

“Dan terus menerus berpikiran kritis untuk melihat hasilnya belum tentu sejalan dengan hipotesa dan teorinya,” beber dia. <br/> <br/>

Sebenarnya, siapa Ibn al-Haytham? Yuk simak porfilnya berikut ini dikutip dari laman <em>ibnalhaytham.com</em>:

<h2>Profil Ibn al-Haytham</h2>

Al-Hassan Ibn al-Haytham (dalam ejaan Latin: Alhazen) lahir pada tahun 965 di Basra dan wafat pada tahun 1040 di Kairo.<br/> <br/>

Dia lahir di wilayah yang kini dikenal sebagai Irak. Ibn al-Haytham adalah seorang pemikir ilmiah perintis yang memberikan kontribusi penting bagi pemahaman tentang penglihatan, optik, dan cahaya. <br/> <br/>

Metodologi penyelidikannya, khususnya penggunaan eksperimen untuk memverifikasi teori, menunjukkan kesamaan tertentu dengan apa yang kemudian dikenal sebagai metode ilmiah modern.<br/> <br/>

<img alt=”Ibn al-Haytham, Ilmuwan Pertama Dunia yang Merupakan Tokoh Muslim” src=”https://cdn.medcom.id/images/library/img/pendidikan/2026/Ibn%20al%20Haytam%202%20-%20ozarab%20media.jpg”/><br/>

<small><em>DOK ozarab.media</em></small><br/> <br/>

Melalui bukunya yang berjudul Kitab al-Manazir (Kitab Optik) dan terjemahan Latinnya (De Aspectibus), gagasannya memengaruhi para cendekiawan Eropa, termasuk para tokoh pada masa Renaisans Eropa. Saat ini, banyak orang menganggapnya sebagai tokoh sentral dalam sejarah optik dan Bapak Optik Modern.<br/> <br/>

Ibn al-Haytham lahir pada masa kreatif yang dikenal sebagai masa keemasan peradaban Islam. Hal ini menandai kemajuan-kemajuan menakjubkan di bidang sains, teknologi, dan kedokteran. <br/> <br/>

Di wilayah yang membentang dari Spanyol hingga Tiongkok, para tokoh inspiratif dari berbagai agama dan budaya mengembangkan pengetahuan yang diwariskan oleh peradaban kuno. Mereka juga melakukan penemuan-penemuan yang memberikan dampak besar meski sering kali kurang dihargai dunia.<br/> <br/>

Nah, Sobat Medcom mengenal tokoh muslim ini bisa bisa memberi inspirasi dan menunjukkan ilmu pengetahuan dan agama Islam berjalan beriringan. Semoga informasi ini bermanfaat yaa.<br/>

<br/> <br/><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di

<a href=”https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMO3SgQswosT9Ag?ceid=ID:id&amp;oc=3&amp;hl=id&amp;gl=ID\”>

<div>

<img src=”https://va.medcom.id/2024//default/images/gnews.svg”/>

</div>

<div>

Google News

</div>

</a></strong><div>(REN)</div> </div>

➡️ Baca Juga: Pertumbuhan Masif Konten Digital di Indonesia Menjadi Sorotan Kemenekraf

➡️ Baca Juga: Strategi Efektif Mengelola Arus Kas untuk Mencegah Kebangkrutan Bisnis di Tahun Pertama

Related Articles

Back to top button