Gubernur Jatim Tingkatkan Koperasi untuk Memperkuat Ekonomi Kerakyatan di Jawa Timur

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, telah mengambil langkah strategis untuk memperkuat peran koperasi sebagai pilar utama dalam ekonomi kerakyatan di wilayahnya. Dalam acara pelantikan pengurus Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jawa Timur untuk periode 2025–2030, beliau menekankan pentingnya koperasi dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang berdaya saing dan berkelanjutan. Dengan mengedepankan prinsip kebersamaan, koperasi diharapkan dapat mengangkat perekonomian masyarakat dari akar rumput.
Pentingnya Koperasi dalam Ekonomi Kerakyatan
Khofifah menjelaskan bahwa koperasi lebih dari sekadar entitas bisnis. Koperasi memiliki nilai sosial yang mendalam dan berakar dari sejarah panjang yang mempengaruhi perkembangan ekonomi global. Beliau mengajak semua pihak untuk melihat koperasi sebagai gerakan ekonomi kolektif yang mampu memberdayakan masyarakat.
Sejarah dan Ideologi Koperasi
Dalam penjelasannya, Khofifah mengungkapkan pengalamannya mengunjungi Rochdale, Inggris, tempat lahirnya gerakan koperasi pada tahun 1844. Koperasi muncul sebagai respons terhadap dampak negatif dari Revolusi Industri, yang memunculkan berbagai tantangan sosial dan ekonomi. Di sinilah terdapat pemikiran-pemikiran penting yang menjadi dasar pengembangan koperasi di seluruh dunia.
Selama periode tersebut, banyak ide ekonomi muncul sebagai jawaban atas perubahan sosial yang terjadi, termasuk pengaruh pemikir seperti Karl Marx dengan karya terkenalnya, Das Kapital. Namun, Inggris mengambil pendekatan berbeda dengan mengembangkan sistem koperasi, yang menekankan pada solidaritas dan kerja sama.
Contoh Sukses Koperasi di Eropa
Khofifah mencatat bahwa di berbagai negara Eropa, meski terdapat pusat perbelanjaan mewah, keberadaan koperasi tetap diakui dan diberikan ruang untuk berkembang. Ini menunjukkan bahwa koperasi dapat beroperasi di berbagai tingkatan ekonomi dan tetap relevan di pasar modern.
- Koperasi sebagai institusi ekonomi yang kuat
- Peran koperasi dalam sektor strategis seperti energi dan perbankan
- Contoh Rabobank sebagai model koperasi yang sukses
- Keberadaan koperasi di pusat perbelanjaan mewah
- Pemberdayaan usaha kecil dan menengah melalui koperasi
Koperasi di Jawa Timur
Di Jawa Timur, terdapat berbagai model koperasi yang menunjukkan potensi besar dalam pengembangan ekonomi daerah. Salah satu contohnya adalah di Kabupaten Bojonegoro, di mana koperasi berhasil menciptakan korporasi yang beroperasi secara mandiri. Hal ini menunjukkan bahwa koperasi dapat bertransformasi menjadi entitas yang lebih besar dan berdaya saing.
Khofifah menegaskan bahwa biasanya korporasi besar yang memiliki koperasi, tetapi di Bojonegoro, situasinya terbalik. Koperasi yang memiliki korporasi adalah model yang dapat dijadikan acuan dalam memperkuat peran koperasi di daerah lain.
Perhatian dari Pemerintah Pusat
Pentingnya koperasi juga mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat, yang terlihat dari pemisahan antara Kementerian Koperasi dan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Khofifah menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk memberikan kesempatan bagi koperasi agar dapat berkembang lebih luas dan berkontribusi sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia.
“Pemecahan ini bertujuan agar koperasi bisa beroperasi lebih luas dan menjadi referensi dalam pengembangan ekonomi di tanah air,” ungkapnya.
Membangun Gerakan Koperasi yang Ideologis
Khofifah menekankan bahwa gerakan koperasi harus dibangun dengan semangat ideologis dan bukan sekadar bisnis. Harapannya, koperasi dapat menjadi kekuatan yang menumbuhkan ekonomi masyarakat dari bawah, sehingga dapat menciptakan kesejahteraan yang lebih merata. Dengan penguatan koperasi, diharapkan masyarakat akan lebih mandiri dan memiliki daya saing yang tinggi dalam menghadapi tantangan ekonomi global.
Manfaat Koperasi bagi Masyarakat
Koperasi memiliki berbagai manfaat signifikan bagi masyarakat, antara lain:
- Memperkuat solidaritas sosial di antara anggota
- Meningkatkan akses ke sumber daya dan pasar
- Memberikan pelatihan dan pendidikan kepada anggota
- Menawarkan produk dan layanan yang lebih terjangkau
- Memberdayakan ekonomi lokal dan menciptakan lapangan kerja
Dengan memfokuskan pada prinsip-prinsip koperasi, seperti keanggotaan sukarela dan partisipatif, serta pembagian surplus secara adil, koperasi dapat menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Strategi Pengembangan Koperasi di Jawa Timur
Untuk mencapai tujuan penguatan koperasi, beberapa strategi perlu diterapkan, antara lain:
- Memberikan pelatihan manajemen dan kewirausahaan kepada anggota koperasi
- Memfasilitasi akses permodalan melalui kerjasama dengan lembaga keuangan
- Membangun jaringan antara koperasi untuk meningkatkan daya saing
- Melakukan promosi produk koperasi di pasar lokal dan nasional
- Menjalin kerjasama dengan pemerintah dan sektor swasta
Dengan menerapkan strategi-strategi tersebut, diharapkan koperasi di Jawa Timur dapat tumbuh dan berkembang, serta berkontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah.
Kesimpulan
Pentingnya koperasi dalam membangun ekonomi kerakyatan di Jawa Timur tidak dapat dipandang sebelah mata. Dengan dukungan dari pemerintah dan masyarakat, koperasi berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui penguatan koperasi, diharapkan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud secara merata, menciptakan masa depan yang lebih baik bagi semua.
➡️ Baca Juga: Vivo Rilis Seri Smartphone Terbaru 2026: Dari X300 Pro Flagship hingga Y Series yang Ekonomis
➡️ Baca Juga: Jessie Buckley Mencetak Sejarah Sebagai Aktris Irlandia Pertama Raih Best Actress di Oscar



