642 Siswi Ikuti Turnamen Sepak Bola Putri di Samarinda, MLSC Ciptakan Peluang Baru

Pada akhir April 2026, Samarinda menjadi tuan rumah MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Seri 2, di mana sebanyak 642 siswi dari 44 Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) berpartisipasi dalam turnamen sepak bola putri yang berfokus pada pengembangan bakat muda. Acara yang berlangsung di Borneo FC Training Centre ini tidak hanya menunjukkan peningkatan antusiasme terhadap sepak bola putri, tetapi juga memberikan sinyal positif mengenai perkembangan olahraga ini di tingkat akar rumput. Turnamen ini diselenggarakan oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan Bayan Peduli, yang sama sekali bukan sekadar kompetisi, melainkan merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi sepak bola putri di Indonesia.
Harapan Baru untuk Sepak Bola Putri di Samarinda
Merlin, Direktur PT Bayan Resources Tbk, mengungkapkan kebanggaannya atas keberhasilan turnamen ini dan semangat juang yang ditunjukkan oleh para peserta. Baginya, event ini merupakan momentum penting dalam pengembangan sepak bola putri usia dini di Samarinda. “Melihat para siswi bertanding dengan semangat yang menggebu, berjuang untuk meraih gelar juara, adalah hal yang luar biasa. Ini bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga tentang membangun karakter dan disiplin pada generasi muda,” ungkap Merlin. Bayan Group berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam membangun bangsa dengan menciptakan platform yang inklusif bagi talenta lokal.
Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, juga memberikan apresiasi terhadap semangat dan energi yang ditunjukkan oleh peserta. Meskipun Samarinda merupakan kota debutan dalam turnamen ini, ia melihat potensi besar yang dimiliki oleh para siswi di daerah ini. Antusiasme tinggi dari peserta menunjukkan bahwa ekosistem sepak bola putri di Samarinda siap untuk berkembang lebih lanjut. “Kami sangat terkesan dengan semangat bertanding dan keberanian yang ditunjukkan oleh para siswi. Ini menjadi modal penting untuk pembinaan jangka panjang sepak bola putri di Kalimantan Timur,” jelas Teddy.
Peluang untuk Pengembangan Kompetisi Berkelanjutan
Teddy menambahkan bahwa kehadiran Samarinda dalam MLSC Seri 2 merupakan langkah strategis untuk memperluas jaringan pembinaan di luar Pulau Jawa. Dengan fondasi yang positif, ia optimis bahwa kualitas pemain akan terus meningkat melalui kompetisi yang berkelanjutan dan program pelatihan yang terstruktur. Turnamen ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai wadah untuk mengasah keterampilan dan membangun mental bertanding para siswi.
Menuju MLSC All-Stars 2025-2026
Talenta-talenta terbaik yang terpilih dari Samarinda akan berkesempatan mewakili kota mereka dalam MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2025-2026 yang dijadwalkan berlangsung di Kudus, Jawa Tengah, pada bulan Juni mendatang. Para pemain yang terpilih akan menjalani program latihan intensif untuk mempersiapkan diri menghadapi perwakilan dari 11 kota lainnya. Melalui MilkLife Soccer Extra Training, mereka akan dilatih dalam aspek teknik dan mental bertanding guna meningkatkan daya saing di level nasional.
Pembinaan kualitas pemain akan dikawal langsung oleh Jacksen Ferreira Tiago, Head Coach MilkLife Soccer Challenge. Ia menyatakan bahwa 25 nama telah diseleksi untuk mengikuti pelatihan tambahan, yang kemudian akan disaring menjadi 16 pemain menjelang pertandingan. “Kami harus selektif, tetapi juga memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk beradaptasi. Di daerah lain, latihan mungkin cukup sekali seminggu, namun di Samarinda, kami perlu melakukannya minimal tiga kali seminggu karena kami benar-benar memulai dari nol,” kata Jacksen.
Peluang untuk Pengembangan Sepak Bola Putri
Jacksen menekankan bahwa MilkLife Soccer Challenge memberikan harapan baru bagi pengembangan sepak bola putri di Samarinda. Selama ini, tidak ada kompetisi spesifik untuk putri, dan kegiatan olahraga untuk anak-anak dan remaja di daerah ini masih sangat terbatas. “Dengan adanya MLSC, ini menjadi kesempatan emas bagi masa depan putri-putri kita. Kami berencana untuk membuka kelas khusus untuk putri di Borneo FC Academy, yang diharapkan bisa diluncurkan pada 17 Mei mendatang,” tambahnya.
Keseruan Pertandingan Final
Kompetisi mencapai puncaknya pada partai final kategori usia (KU) 10 dan KU 12 yang diadakan pada 26 April. Pertandingan berlangsung seru dan dihadiri oleh banyak penonton yang menambah suasana kompetitif. Ini mencerminkan bahwa sepak bola putri mulai mendapatkan tempat di hati masyarakat Samarinda.
Juara KU 10: SDN 008 Palaran
Di pertandingan final KU 10, SDN 008 Palaran berhasil meraih juara setelah mengalahkan SDN 009 Samarinda Seberang dengan skor tipis 1-0. Meskipun SDN 009 mendominasi permainan di babak pertama dan menciptakan beberapa peluang emas, heroik Adelia Zahra di bawah mistar gawang berhasil menyelamatkan SDN 008. Gol kemenangan lahir dari tendangan bebas yang dieksekusi dengan baik oleh Girana Natasha pada menit ke-22. “Saya sangat senang bisa mencetak gol dan membawa tim menjadi juara. Semoga MLSC ada lagi di Samarinda, agar saya bisa terus berlatih dan meraih juara,” ungkap Girana dengan penuh semangat.
Juara KU 12: SDN 002 Samarinda Kota
Pertandingan final KU 12 mempertemukan SDN 002 Kota Samarinda dengan SDN 018 Samarinda Ulu. Dalam laga yang penuh aksi ini, SDN 002 berhasil mencetak lima gol dan keluar sebagai juara, sedangkan SDN 018 hanya mampu membalas dua gol. Kemenangan ini didukung oleh penampilan gemilang Azizah Diana Putri yang mencetak dua gol serta hattrick dari Adiba Sanas Primayuga. “Saya sangat bangga bisa mencetak hattrick dan membantu tim meraih kemenangan di MLSC yang pertama kali diadakan di Samarinda. Saya akan terus berlatih agar bisa lebih baik lagi,” ujar Adiba dengan penuh kebanggaan.
Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge Samarinda Seri 2 2025-2026
Hasil akhir turnamen mencatatkan beberapa pemenang dari kategori usia yang berbeda:
Kategori Usia 10
- Juara: SDN 008 Palaran
- Runner-up: SDN 009 Samarinda Seberang
- Semifinalis: MI MA Arif NU 003 dan SDN 007 Samarinda Ulu
- Top Scorer: Martina Satriani Kolin – SDN 008 Palaran (9 gol)
- Best Player: Lovelyna Sua – SDN 009 Samarinda Seberang
- Best Goalkeeper: Edelways Cassandra – SDN 009 Samarinda Seberang
- Fairplay Team: SD Muhammadiyah 1 Samarinda
Kategori Usia 12
- Juara: SDN 002 Samarinda Kota
- Runner-up: SDN 018 Samarinda Ulu
- Semifinalis: SDN 019 Samarinda Utara dan SDN 009 Sungai Kunjang
- Top Scorer: Asiah Nur Fatimah – SDN 018 Samarinda Ulu (15 gol)
- Best Player: Adiba Sanas Primayuga – SDN 002 Samarinda Kota
- Best Goalkeeper: Ayla Putri Al Zahra – SDN 019 Samarinda Utara
- Fairplay Team: MI At – Taqwa Samarinda
Dengan keberhasilan MilkLife Soccer Challenge, harapan untuk pengembangan sepak bola putri di Samarinda semakin menguat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga platform untuk membangun karakter dan mempromosikan olahraga di kalangan generasi muda.
➡️ Baca Juga: Ulasan Aplikasi Pemblokir Panggilan Spam dan Penipuan Terpopuler yang Efektif
➡️ Baca Juga: PLN Pastikan Listrik Sudah 100% Nyala Setelah Pemadaman Sementara




