Ketua TP PKK Lampung Resmikan Desa TAPIS di Nibung untuk Peningkatan Kualitas Hidup

Pada tanggal 15 September 2026, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, resmi meluncurkan Program Desa TAPIS (Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas) di Desa Nibung, Kecamatan Gunung Pelindung, Kabupaten Lampung Timur. Peluncuran ini menandai langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat, terutama melalui pemberdayaan keluarga.
Tujuan Program Desa TAPIS
Pencanangan Desa TAPIS adalah bagian dari inisiatif yang lebih luas oleh TP PKK Provinsi Lampung. Program ini bertujuan untuk memberdayakan keluarga, memperbaiki kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat ekonomi lokal dengan memanfaatkan potensi yang ada di sekitar.
Melalui inisiatif ini, diharapkan keluarga, terutama perempuan, dapat menggali potensi dan sumber daya yang ada di lingkungan mereka. Hal ini diharapkan dapat menghasilkan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang dimulai dari unit keluarga.
Kegiatan Pembinaan di Desa Nibung
Di Desa Nibung, berbagai kegiatan telah dilaksanakan yang secara langsung menjawab kebutuhan masyarakat. Kegiatan-kegiatan ini mencakup:
- Penggunaan lahan untuk pertanian pangan
- Pengelolaan sampah menjadi produk ekonomi
- Kegiatan kelompok wanita tani (KWT)
- Pelayanan kesehatan melalui Posyandu
- Pembinaan keluarga dan peningkatan literasi anak
Program-program ini dirancang untuk memberikan dampak positif yang nyata bagi keluarga dan masyarakat luas.
Pernyataan Ketua TP PKK
Dalam sambutannya, Batin Wulan menekankan bahwa pencanangan Desa TAPIS merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat peran keluarga dengan menerapkan 10 Program Pokok PKK secara berkelanjutan. Ia mengatakan, “Kegiatan ini adalah wujud komitmen TP PKK Provinsi Lampung dalam memperkuat peran keluarga melalui pembinaan yang berkesinambungan.”
Ia juga menekankan pentingnya penguatan peran keluarga melalui berbagai aktivitas yang mendukung ketahanan pangan, kesehatan, pendidikan, pelestarian lingkungan, dan pengembangan ekonomi keluarga.
Kebun PKK sebagai Contoh Keberhasilan
Batin Wulan melakukan peninjauan terhadap Kebun PKK di Desa Nibung, yang telah dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis tanaman seperti obat keluarga, singkong, daun bawang, cabai, dan lainnya. Ia memberikan apresiasi kepada kader PKK yang telah memanfaatkan lahan tersebut untuk tujuan produktif.
Selain itu, ia mendorong pengelolaan limbah agar bisa digunakan kembali sebagai pupuk atau untuk kebutuhan lainnya. “Saya sangat mengapresiasi kerja keras ibu-ibu di sini. Mereka tidak hanya memanfaatkan hasil tanaman, tetapi juga mengelola limbah dengan bijak,” ujarnya.
Pemberdayaan Ekonomi Melalui KWT
Pengembangan potensi lokal di Desa Nibung juga dilakukan melalui kelompok wanita tani (KWT) yang mengelola kebun dengan tanaman hortikultura. Dalam kunjungan tersebut, Batin Wulan ikut serta dalam memanen terong dan kacang panjang yang dapat digunakan untuk kebutuhan lokal maupun dijual sebagai sumber pendapatan tambahan.
Selain itu, masyarakat Desa Nibung juga aktif dalam pengelolaan sampah melalui Bank Sampah yang dikelola oleh KWT. Sampah rumah tangga dipilah dan sebagian diolah menjadi berbagai produk kerajinan, seperti tas, pot bunga, dan lain-lain, yang memiliki nilai ekonomi.
Kepedulian Lingkungan dan Ekonomi
Inisiatif ini tidak hanya membantu dalam meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga berkontribusi pada kepedulian terhadap lingkungan. “Ini adalah langkah yang sangat kreatif. Sampah dapat diolah menjadi barang berguna, dan yang terpenting, lingkungan kita tetap bersih,” ungkap Batin Wulan.
KWT juga aktif menyosialisasikan pemilahan sampah kepada masyarakat, mendorong kebiasaan ini untuk dimulai dari rumah, terutama bagi para ibu.
Peningkatan Kesehatan Melalui Posyandu
Penguatan keluarga juga tercermin dalam pelayanan Posyandu yang ditinjau oleh Batin Wulan selaku Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Lampung. Dalam kunjungan tersebut, ia menyaksikan pemeriksaan kesehatan balita dan ibu, serta penyaluran bantuan gizi kepada keluarga yang membutuhkan.
Ia mengingatkan orang tua untuk memastikan anak-anak mereka mendapatkan makanan sehat dan bergizi, serta mengikuti pemeriksaan secara rutin untuk mencegah stunting. “Penting bagi anak-anak untuk mendapatkan asupan gizi yang baik dan pemeriksaan kesehatan secara teratur,” tambahnya.
Pembinaan Keluarga dalam Era Digital
Pembinaan keluarga juga dilakukan melalui kegiatan Pokja PKK, yang mencakup pendampingan anak dalam menghadapi perkembangan era digital dan edukasi mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana alam. Batin Wulan berharap materi yang disampaikan tidak hanya dipahami oleh kader, tetapi juga dapat diteruskan kepada masyarakat luas.
“Ilmu yang didapat harus bisa diterapkan dan dibagikan kembali kepada masyarakat,” ujarnya.
Peningkatan Literasi di Kalangan Anak
Sebagai Bunda Literasi Lampung, Batin Wulan juga meluangkan waktu untuk bersama anak-anak dalam kegiatan membaca. Ia mendorong keluarga dan masyarakat untuk terus membangun kebiasaan membaca sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak.
Dalam rangkaian kegiatan, TP PKK Provinsi Lampung juga menyerahkan bantuan berupa 100 bibit cabai, dua oven masak, dan hibah Al-Qur’an untuk kader PKK, kelompok UP2K, serta masjid di Desa Nibung.
Bantuan untuk Masyarakat
Bantuan lainnya juga diberikan melalui perangkat daerah dan lembaga, antara lain 100 paket bingkisan dan makanan tambahan untuk balita, buku cerita rakyat Lampung, dua kursi roda, dua alat bantu dengar, lima jamban sehat, dan 20 paket sembako bagi keluarga berisiko stunting. Baznas juga turut memberikan bantuan sembako dan beasiswa bagi Hafiz Al-Qur’an.
Untuk mendukung kegiatan ekonomi produktif, empat unit mesin jahit juga diserahkan kepada penerima manfaat. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan membuka peluang usaha bagi keluarga.
Apresiasi dari Pemerintah Daerah
Wakil Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi, mengungkapkan apresiasinya atas pencanangan Desa TAPIS di Desa Nibung. Menurutnya, program ini adalah langkah strategis untuk memperkuat ketahanan keluarga sebagai bagian dari pembangunan daerah.
“Pencanangan program Desa TAPIS ini merupakan langkah penting untuk memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan daerah. Kami berharap sinergi lintas sektor dapat mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera, serta berkontribusi pada visi Indonesia Emas tahun 2045,” jelas Azwar.
Komitmen Berkelanjutan
Pemerintah Kabupaten Lampung Timur siap mendukung pelaksanaan program ini dan berharap Desa Nibung dapat menjadi contoh bagi desa lainnya dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK. Selain itu, upaya menurunkan angka stunting, memperkuat ketahanan pangan, serta mengembangkan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal juga menjadi fokus utama.
Menutup rangkaian kegiatan, Batin Wulan menegaskan bahwa pencanangan Desa TAPIS bukanlah akhir, melainkan awal dari sebuah proses pembinaan yang berkelanjutan. “Akan ada monitoring berkelanjutan untuk melihat perkembangan dan memastikan program yang dijalankan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Sinergi dalam Pelaksanaan Program
Ia juga mengajak semua pihak, mulai dari pemerintah desa, kader PKK, kader Posyandu, perangkat daerah, hingga masyarakat, untuk tetap bersinergi dalam melaksanakan program Desa TAPIS. “Keberhasilan program PKK adalah keberhasilan kita bersama. Kita harus bersinergi dan berkolaborasi demi terciptanya keluarga yang berkualitas, mandiri, dan sejahtera menuju Lampung Maju Indonesia Emas,” pungkasnya.
➡️ Baca Juga: Tier Mobil Gangstar Mirage City: Pilihan Mobil Terbaik, Efek Buff, dan Manfaatnya
➡️ Baca Juga: Makanan yang Meningkatkan Ketajaman Otak dan Kesehatan Kognitif Secara Jangka Panjang



