Pemkab Rejang Lebong Luncurkan Konsep Wisata Olahraga Berbasis Hutan Kota yang Menarik

Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, yang terletak di Provinsi Bengkulu, sedang mempromosikan potensi wisata yang ada di daerahnya dengan pendekatan baru yang mengedepankan “wisata olahraga berbasis hutan kota”. Salah satu wujud nyata dari upaya ini adalah diselenggarakannya ajang balap sepeda gunung yang berlangsung di tengah hutan kota yang indah.
Inisiatif Wisata Olahraga yang Menarik
Pada tanggal 19 April, Plt Bupati Rejang Lebong, Hendri Praja, resmi membuka acara Urban Mountain Bike (MTB) 2026 yang diadakan di Hutan Kota Imbo Rajo Penjenjang Bumei, Desa Duku Ulu. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperkenalkan keindahan alam lokal, baik di tingkat regional maupun nasional.
“Kegiatan ini menjadi salah satu langkah penting pemerintah daerah dalam mempromosikan potensi wisata Rejang Lebong melalui konsep wisata olahraga yang terintegrasi dengan balap sepeda,” ujar Hendri Praja.
Lebih dari Sekadar Perlombaan
Bupati Rejang Lebong menegaskan bahwa Urban MTB yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata bukan hanya sebuah kompetisi balap sepeda biasa. Acara ini juga berfungsi sebagai platform untuk memperkenalkan keindahan Hutan Kota Curup Timur yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata.
Event Urban MTB 2026 berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 18 dan 19 April, dengan berbagai kegiatan menarik yang menggabungkan olahraga sepeda gunung dan keindahan alam yang ada di sekitarnya.
Pembangunan Destinasi Wisata Baru
Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan Hutan Kota Duku Ulu agar dapat menjadi destinasi wisata favorit, baik bagi masyarakat lokal maupun pengunjung dari luar daerah. Dengan langkah ini, diharapkan dapat meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung.
- Meningkatkan kunjungan wisatawan.
- Memberdayakan ekonomi masyarakat lokal.
- Mengembangkan infrastruktur wisata di sekitar Hutan Kota.
- Menjaga kelestarian alam dan lingkungan.
- Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang potensi wisata daerah.
Selain itu, pengembangan kawasan ini diharapkan juga dapat memberi dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan taraf hidup mereka.
Langkah Awal Menuju Wisata Berbasis Olahraga
Kepala Dinas Pariwisata Rejang Lebong, Riki Irawan, menyatakan bahwa Urban MTB 2026 merupakan langkah awal yang strategis dalam mempromosikan wisata olahraga berbasis hutan kota di wilayah ini. Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan event ini bisa menjadi agenda tahunan yang menarik lebih banyak peserta dan penonton.
Pada pelaksanaan kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini, para peserta dapat menikmati berbagai aktivitas menarik, termasuk ajang balap sepeda, camping, dan sejumlah kegiatan pendukung lainnya, yang semuanya dirancang untuk menarik minat peserta.
Partisipasi Luas dan Penghargaan bagi Pemenang
Event ini diikuti oleh sekitar 200 peserta dari berbagai daerah, termasuk Kota Lubuklinggau, Lahat, Jambi, Kota Bengkulu, Kepahiang, Lebong, dan tentunya Rejang Lebong sebagai tuan rumah. Riki menambahkan bahwa antusiasme peserta menunjukkan semakin tingginya minat terhadap wisata olahraga berbasis hutan kota.
Untuk memberikan apresiasi kepada para pemenang, panitia menyediakan berbagai penghargaan, termasuk medali, piagam, dan uang pembinaan. Ini merupakan bentuk dukungan terhadap para atlet dan peserta yang berpartisipasi dalam event ini.
Menjaga Kesinambungan dan Pertumbuhan Wisata Olahraga
Keberadaan event seperti Urban MTB 2026 diharapkan dapat menjadi pemicu bagi pengembangan lebih lanjut dari wisata olahraga berbasis hutan kota di Rejang Lebong. Dengan promosi yang tepat dan pengelolaan yang baik, potensi wisata yang ada bisa dimaksimalkan untuk menarik lebih banyak wisatawan.
Ke depannya, Pemkab Rejang Lebong berencana untuk mengadakan lebih banyak event serupa, yang tidak hanya akan mendatangkan wisatawan tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan sekitar. Inisiatif ini sejalan dengan tujuan untuk menjadikan Rejang Lebong sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia.
Menuju Destinasi Wisata yang Berkelanjutan
Dengan langkah awal yang diambil melalui Urban MTB 2026, Rejang Lebong berpotensi besar untuk menjadi salah satu pusat wisata olahraga berbasis hutan kota. Melalui kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan, visi ini tidak hanya akan membantu meningkatkan perekonomian lokal, tetapi juga menciptakan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan lingkungan.
Melihat ke depan, penting bagi semua pihak untuk berkolaborasi dalam menjaga keindahan alam yang ada dan mempromosikan nilai-nilai keberlanjutan dalam setiap aspek pengembangan wisata. Dengan cara ini, Rejang Lebong tidak hanya akan dikenal sebagai destinasi wisata olahraga, tetapi juga sebagai contoh bagi daerah lain dalam mengintegrasikan konservasi lingkungan dengan kegiatan ekonomi yang berkelanjutan.
Dengan komitmen dan usaha yang berkelanjutan, Rejang Lebong siap untuk menyongsong masa depan yang cerah sebagai destinasi wisata olahraga berbasis hutan kota yang menarik dan berkelanjutan.
➡️ Baca Juga: Cloudera EVOLVE26: Memahami Era Anywhere Cloud untuk Akselerasi AI Secara Global
➡️ Baca Juga: Strategi UMKM untuk Meningkatkan Nilai Produk Tanpa Meningkatkan Biaya Produksi



